Ketahui 10 cara memanajemen file ini dan perbaharui alur kerja anda menjadi lebih efektif!!! ~ 1000+ Inspirasi Desain Arsitektur Teknologi Konstruksi dan Kreasi Seni

Monday, 16 November 2015



image courtesy by homeize
Menghasilkan karya yang nyata dan realistik adalah puncak dari kepuasan seorang 3d artist, dan ini bukanlah sesuatu yang mudah untuk di dapatkan. Meskipun perkembangan software dan hardware begitu cepat tetapi sebagian artist belum juga mendapatkan set up yang benar benar membuatnya berpuas diri, beberapa dari kita mungkin terjebak dengan set up yang itu itu saja dan tutorial yang begitu begitu saja. Pada artikel ini kita akan membahas 10 tips dan trik menggunakan 3ds max yang dapat meningkatkan kualitas 3d anda. Artikel ini menulis kembali apa yang di tuliskan oleh Douglas fenton yang di publish Architizer ke dalam bahasa indonesia, berikut ulasan selengkapnya. 

1. Mengatur bentuk dan pemodelan

memberi nama, layering dan group: image courtesy by architizer




Ketika anda membangun sebuah model dengan 3ds max, selalu gunakan skala 1:1 dan berikan keterangan nama yang jelas kepada setiap objek. Itu akan sangat membantu dan memudahkan anda untuk mengetahui "dinding selatan" di banding dengan "box 095" pada gambar kerja yang rumit. Gunakan layer dan manfaatkan tools group untuk menggroup berbagai elemen secara bersama sama dan ketika membuat sebuah perulangan yang sama gunakan pilihan instance. Dengan cara itu anda akan membuat objek atau material yang berubah pada satu objek akan di ikuti juga oleh perubahan yang lainnya secara instan.

2. Mengisolasi objek

Pada kasus gambar kerja yang kompleks, isolasi objek dengan cara klik kanan pada objek dan pilih pilihan isolate, hal ini akan memfokuskan anda dalam mengedit dan mengatur material hanya pada satu objek yang terisolasi tersebut saat objek lainnya ter sembunyi (terhidden)

3. Populate

Gunakan fitur populate untuk menempatkan kumpulan group dari objek orang pada scene anda dari built-in Library. Tersedia objek dengan animasi, seperti orang yang berdiri dengan gerakan yang sederhana atau orang yang berjalan  apabila di tempatkan pada path dan objek objek ini secara keseluruhan telah termaterialing.


image courtesy by architizer
letakkan beberap kamera pada area kerja anda, gunakan untuk menyorot setiap modeling secara detail gunakan kamera dengan set up kamera menggunakan lensa sempit, dan hindari kamera yang menyorot gambar secara keseluruhan hal ini di maksudkan untuk menghindari godaan melihat gambar secara terus menerus yang membuat pemodelan menjadi tidak efektif terhadap waktu kerja.

5. Photography set-up

Software rendering dewasa ini memungkinkan anda melakukan eksplorasi setup yang begitu beragam bahkan bisa di katakan tak berhujung, apa apa yang tidak dapat di lakukan pada dunia nyata dengan bahkan kamera super profesionalpun dapat di lakukan dengan mudah dengan mudah pada software. Tetapi jika anda tetap menjadikan standar setup photography sebagai filosofi setup anda maka gambar hasil render anda akan menunjukkan kualitas yang akrab di mata setiap orang yaitu kualitas photography.

6. Rendering

image courtesy by architizer


Jika anda menggunakan render engine secara khusus misalnya v-ray, pastikan bahwa semua material yang di gunakan teroptimize menggunakan material suport dari render engine tersebut. Ini untuk menghindari kecenderungan efek yang aneh terjadi karena material yang tidak suport atau tidak sesuai, jangan di anggap remeh ini sangat mempengaruhi hasil render anda.


Perhatikan benda benda disekitar anda pada dunia nyata untuk memperoleh petunjuk bagaimana setiap perbedaan material dan permukaan benda berubah berdasarkan responnya terhadap kondisi cahaya. Anda akan jarang menemukan warna benda yang hitam tampil benar benar hitam dan atau putih tampil benar benar putih, sehingga untuk di ketahui hindari penggunaan material dengan perwarnaan hitam murni misalnya RGB=0 atau putih murni RGB=255.

Demikian juga misalnya anda akan jarang menemukan objek dengan tepi yang tajam, maka buatlah tepian objek menjadi sedikit lebih smooth hal ini memungkinkan objek akan terlihat lebih realistis ketika merespon pencahayaan yang menyinarinya.

image courtesy bu architizer


8. Pencahayaan yang realistis

Gunakan pencahayaan yang berdasar kepada pencahayaan dunia nyata maka material dan warna pada objek 3d anda akan terlihat lebih meyakinkan. Ambil sebuah foto dari lingkungan yang mirip dengan scene yang akan anda buat set-up kamera dengan mode otomatis. Catat shutter speed nya, aperture, dan ISO speedyang digunakan pada kamera tersebut. Aplikasikan setingan ini pada Physical camera di 3dsmax dan sedikit lakukan penyesuaian pada sumber cahaya saja misalnya HDRI atau sun sampai hasil render mendekati foto. Nah sekarang anda sudah memiliki satu standar set-up ligting untuk dunia nya yang bisa di terapkan pada beberapa scene yang sama dan lakukan hal yang sama untuk beberapa scene dengan mood yang berbeda.

Anda mungkin membutuhkan untuk menambahkan beberapa pencahayaan tambahan tetapi pastikan cahaya tidak sampai over bright hal ini akan mempengaruhi hasil kualitas render anda. Ingat semakan banyak sumber cahaya yang anda gunakan, semakin banyak material reflectif yang anda gunakan maka ini akan sangat mempengaruhi kecepatan rendering anda.

9. Output

Selalu menyimpan out-put render dalam bentuk 32bit TIFF dan jangan pernah dalam bentuk JPEG. JPEG adalah format tercompres alias format dengan kualitas yang diturunkan hal ini akan menyulitkan anda ketikan mengatur setingan setingan pewarnaan pada fase post production. 32bit TIFF adalah format tanpa compres dan memungkinkan anda melakukan pengeditan jauh lebih baik pada fase post production.

image courtesy by architizer


10. Update dan Simpan

3ds Max adalah program yang sangat kompleks, periksa paket layanan terbaru secara teratur untuk memastikan anda tidak ketinggalan terhadap setiap informasi pembaruan, perbaikan interface dan fasilitas terbaru.



Labels

Lingkar Media. Powered by Blogger.

rumah minimalis

Popular Posts 7 days

Popular Posts all time