LINGKAR WARNA: KAK Sayembara Perancangan Kawasan dan Gedung Kampus Universitas Tanjungpura KAK Sayembara Perancangan Kawasan dan Gedung Kampus Universitas Tanjungpura ~ LINGKAR WARNA -->

Friday, May 01, 2015




DOWNLOAD DOKUMENT SAYEMBARA DI WWW.IAI.OR.ID 


lihat juga
SAYEMBARA DESAIN MASJID TERAPUNG KOTA PARIAMAN "KONSEP DESAIN"
PENGUMUMAN PEMENANG SAYEMBARA DESAIN MASJID JAMI NURUL AMAL
DESAIN KARYA PEMENANG KE-2 SAYEMBARA DESAIN MASJID JAMI NURUL AMAL
DESAIN KARYA PEMENANG KE-3 SAYEMBARA DESAIN MASJID JAMI NURUL AMAL
DESAIN KARYA HONOURABLE MENTION SAYEMBARA DESAIN MASJID JAMI NURUL AMAL
SAYEMBARA DESAIN MASJID TERAPUNG KOTA PARIAMAN
SAYEMBARA DESAIN ONDULINE GREEN ROOF AWARD 2015
SAYEMBARA PENATAAN KAWASAN WISATA BELANJA SOMBAOPU

1. LATAR BELAKANG

     Modernisasi kampus Untan bertujuan untuk mencapai Untan sebagai pusat pendidikan unggulan di Kalimantan Barat. Perbaikan fasilitas fisik di universitas diharapkan dapat meningkatkan layanan universitas untuk pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Peningkatan tersebut juga akan disertai dengan peningkatan kualifikasi staf dan kompetensi. Dengan pelaksanaan pembangunan ini, visi Untan sebagai lembaga preservasi dan pusat informasi ilmiah di Kalimantan Barat akan segera tercapai. Dalam mencapai visinya, Untan memiliki misi untuk melakukan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang memungkinkan lulusan untuk mengikuti perkembangan seni, ilmu pengetahuan dan teknologi.

     Pembangunan ini akan didanai oleh pinjaman dari Islamic Development Bank (IDB) melalui perjanjian Istisna'a dan dana dari Pemerintah Indonesia (RI). Dana dari IDB sebagian besar akan digunakan untuk pembangunan gedung baru dan peralatan laboratorium, sedangkan dana dari Pemerintah Indonesia akan digunakan untuk pengembangan staf, revitalisasi kurikulum, memberikan hibah penelitian dan manajemen proyek. Pembangunan gedung ini diharapkan akan selesai dalam waktu dua tahun.

     Pembangunan ini diharapkan dapat memberikan sarana yang komprehensif dan fasilitas yang akan mendukung Untan secara keseluruhan dalam melakukan kegiatan penelitian dan pengajaran serta pengabdian terhadap masyarakat. Pertimbangan konsep desain sebagai berikut:








  • Fungsional, dengan penekanan pada ruang yang dapat mendukung fungsi utama dari proses pengajaran, pembelajaran dan kegiatan lain yang mendukung proses pendidikan.
  • Hemat energi, dalam rangka mendukung isu-isu lingkungan dan mengantisipasi krisis energi global dengan desain bangunan yang hemat energi listrik dan ramah lingkungan.
  • Pemeliharaan rendah, kemudahan pemeliharaan bangunan menjadi pertimbangan yang sangat penting dalam menentukan bentuk fasad dan bahan bangunan.
  • Modernisasi kampus, wilayah dan lingkungan kampus yang memiliki citra sebagai kampus hijau dengan tampilan arsitektur kontemporer, baik berupa paduan arsitektur modern dan gaya lokal arsitektur (tampil pada wujud estetika, karakter dan citra bangunan pendidikan tinggi).
  • Terpadu dan bangunan kampus yang multifungsi, dengan kapasitas dan kualitas standarisasi yang modern dan terintegrasi.

  • Pembangunan ini akan mengambil lokasi di bagian selatan kampus Untan. Pembangunan yang terdiri dari kegiatan berikut:

    1.    Pembangunan Gedung Baru







  • Pembangunan gedung baru terdiri dua bangunan ruang kelas (gedung perkuliahan) masing-masing empat lantai dengan luas total 7.400 m2, satu bangunan laboratorium sains dasar empat lantai (total area 4.680 m2), satu bangunan perpustakaan tiga lantai (total area 5.270 m2) dan satu bangunan gedung serbaguna tiga lantai (total area 5.130 m2);
  • Infrastruktur: jalan, taman / plaza, drainase, lansekap, fasilitas penyandang cacat, dan infrastruktur lingkungannya.
  •  
    2.    Infrastruktur Pendukung







  • Pengembangan infrastruktur pendukung terdiri atas sistem sirkulasi yang meliputi sirkulasi untuk kendaraan dan pejalan kaki, jalur sepeda, tempat parkir, ruang terbuka hijau dan daerah terbuka, lanskap, integrated drainage (termasuk kolam), aksesoris plaza dan jalan.
  • Sistem sirkulasi dan garis penghubung jaringan jalan dan pergerakan, kendaraan bermotor dan sirkulasi sepeda, sirkulasi pejalan kaki (termasuk penyandang cacat), dan sarana sistem transit, sistem parkir, lingkungan perencanaan saluran layanan dan sistem jaringan penghubung.
  • Perencanaan sistem ruang terbuka hijau tidak hanya dibentuk sebagai elemen tambahan atau elemen setelah sisa proses desain arsitektur selesai, tetapi juga dibuat sebagai bagian integral dari keseluruhan lingkungan.
  • Penataan sistem ruang terbuka hijau untuk desain sistem dan tata kelola air yang membentuk karakter atau suasana lingkungan akademis serta memiliki peran penting, baik peran ekologi, rekreasi dan estetika terhadap lingkungan sekitarnya, dan memiliki karakter terbuka yang mudah diakses.
  • Wajah Jalan, yaitu desain elemen fisik dan non-fisik untuk membentuk lingkungannya sebagai ruang publik, khususnya bentuk jalan yang akan memperkuat karakter rancangan yang lebih besar dan terdiri dari:

  •     






  • Suasana jalan dan bangunan
  •     
  • Street furniture
  •     
  • Suasana pedestrian
  •     
  • Unsur vegetasi
  •     
  • Unsur sistem informasi dan simbol jalan
  •     
  • Elemen billboard / informasi di jalan







  • Kegunaan sistem infrastruktur dan lingkungan jaringan mencakup air bersih, air limbah, drainase, jaringan limbah padat, gas dan jaringan listrik, serta jaringan telepon, Jaringan sistem kebakaran dan sistem jaringan penyelamatan atau jalur  evakuasi.
  • Di area ruang terbuka hijau di Untan diperlukan penambahan sarana dan prasarana pendukung yang memadai dan mampu menampung kegiatan yang menjadi ciri khas dari sebuah lembaga pendidikan. Sarana dan prasarana untuk mendukung ruang terbuka hijau yang dapat memenuhi kebutuhan untuk memfasilitasi kegiatan yang mendukung lingkungan yang akademis. Fasilitas yang terdiri dari:

  •     






  • Sepeda dan jalur pejalan kaki dengan jenis perkerasan menggunakan bahan perkerasan yang dapat menyerap air dan dilengkapi dengan pohon-pohon rindang di trotoar;
  •     
  • Area duduk disesuaikan dengan kebutuhan pengguna dan khususnya keberadaan taman dan plaza;
  •     
  • Area seni untuk  menampilkan sisi kreativitas pengguna;
  •     
  • Fasilitas olah raga di taman lingkungan Untan;
  •     
  • Fasilitas Informasi (papan Signage dan informasi yang menceritakan sejarah atau prestasi dari Untan);
  •     
  • Fasilitas yang nyaman dan bersih.

  •      Lingkungan Untan didominasi oleh konsep penggunaan vegetasi lokal yang menjadi ciri khas daerah Kalimantan Barat. Upaya ini sebagai salah satu cara untuk memperkuat identitas lingkungan Untan. Ruang terbuka hijau ini diharapkan sebagai ruang publik bagi pengguna di lingkungan Untan.

    2. MAKSUD DAN TUJUAN

         Maksud penyelenggaraan sayembara perancangan kawasan dan gedung kampus Untan adalah terciptanya suasana kompetisi terbuka mengenai ide atau gagasan desain dengan melibatkan dan memberikan kesempatan kepada publik untuk berpartisipasi menghasilkan desain-desain yang inovatif dan terbaik.

    3. RUANG LINGKUP SAYEMBARA

         Sayembara Perancangan Kawasan dan Gedung Kampus Untan ini merupakan sayembara pra-rancangan. Hasil sayembara nantinya diharapkan berupa:







  • Gambar pra-rancangan bangunan yang sesuai dengan kebutuhan fungsi dan target perancangan yang diinginkan, dapat merespon kondisi site dan lingkungannya serta memperhatikan aspek keterhubungannya dalam skala makro kawasan Untan;
  • Gambar pra-rancangan yang layak untuk dilanjutkan ke dalam tahap Detail Engineering Design (DED).

  • 4. PEMENANG DAN HADIAH SAYEMBARA

    A. Nominasi dan Pemenang







  • Peserta yang dalam penjurian tahap I dinyatakan sebagai nominasi (5 karya terbaik) akan dihubungi langsung oleh panitia melalui telepon/HP atau email, dan akan mendapatkan undangan presentasi karya melalui email.
  • Presentasi 5 nominasi karya terbaik didepan dewan juri untuk menentukan pemenang.
  • Penetapan pemenang oleh Dewan Juri bersifat mutlak, yang akan dikeluarkan melalui Surat Keputusan Rektor.

  • B. Hadiah Sayembara

         Hadiah untuk tiap Pemenang adalah sebagai berikut :







  • Pemenang I Rp. 60.000.000,-
  • 4 (Empat) Finalis  @Rp. 10.000.000,-
  • Pemenang Favorit (pilihan masyarakat umum saat pameran) Rp. 5.000.000;-
  • Seluruh peserta berhak mendapatkan sertifikat sayembara dan pajak hadiah ditanggung panitia penyelenggara.  Bagi anggota IAI, mendapatkan nilai kum 28 sebagai peserta dan bagi pemenang atau 5 (lima) finalis terbaik mendapatkan nilai kum 32.

    No. Kegiatan Jadwal
     1. Pengumuman Sayembara 08 Juni 2015
     2. Pendaftaran dan pengambilan Dokumen Sayembara 08 Juni - 11 Juli 2015
     3. Penjelasan Sayembara 23 Juni 2015
     4. Penyerahan Dokumen Sayembara (Paling Lambat) 31 Juli 2015 (Bukan Cap Pos)
     5. Evaluasi Administratif 03 Agustus 2015
     6. Evaluasi Teknis (Penjurian Nominasi Finalis 5 Karya Terbaik) 04 Agustus 2015
     7. Presentasi 5 Karya Terbaik dan Penetapan Pemenang 12 Agustus 2015
     8. Pameran Karya Peserta Sayembara 12 Agustus 2015

    6. PERSYARATAN DAN PENDAFTARAN PESERTA SAYEMBARA







  • Peserta sayembara dapat diikuti oleh umum, mahasiswa, dan profesional yang berkompeten dengan ilmu arsitektur dan arsitektur lanskap;
  • Sayembara ini dapat diikuti peserta perorangan maupun Kelompok (maksimum 5 orang). Dipilih salah satu sebagai ketua kelompok;
  • Tiap peserta perorangan maupun kelompok dapat memasukkan lebih dari satu karya dengan melakukan pendaftaran yang berbeda;
  • TOR/KAK, Formulir pendaftaran dan dokumen pendukung dapat diperoleh di http://7in1.untan.ac.id/, situs http://lpse.untan.ac.id/eproc/ dan situs IAI di http://www.iai.or.id/

  • 7. DEWAN JURI

         Anggota Dewan Juri Sayembara terdiri dari 5 (lima) orang sebagai perwakilan seluruh unsur yang terlibat dalam penyelenggaraan sayembara ini. Susunan dewan juri sebagai berikut:







  • Ketua        : Emilya Kalsum, ST, MT      (Perwakilan dari Untan)
  • Anggota    :
  • Munichy B. Edrees, IAI               (Perwakilan dari IAI Nasional)
  • A. Roffi Faturrahman, ST, IAI     (Perwakilan dari IAI Daerah Kalbar)
  • Ir. H. Rudiyono, MT                      (Akademisi/Praktisi Arsitek)
  • Dr. Leo Sutrisno                          (Akademisi/Pakar Pendidikan)

  • 8. PANITIA PELAKSANA

         Panitia pelaksana sayembara ini adalah Universitas Tanjungpura bekerjasama dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Kalimantan Barat. Seluruh kegiatan penyelenggara sayembara ini dikoordinasikan oleh sekretariat yang beralamat di:

    SEKRETARIAT PANITIA PELAKSANA PENYELENGGARAAN SAYEMBARA
    PIU 7 in 1 UNTAN
    Gedung Rektorat Universitas Tanjungpura Lantai 1 Jl. Prof. Dr. Hadari Nawawi, Pontianak Kode Pos : 78124 Contact Person :






  • Ferlia,Hp: 085248934343,
  • Restu, Hp:085245564207,
  • Lia Sulistiani, Hp: 089611079343

  • Author

    My photo
    Ali Said, ST
    ali said adalah lulusan arsitektur universitas hasanuddin tahun 2010, sehari hari bekerja sebagai profesional arsitek, lebih khusus mendesain rumah dan perumahan, di sela sela kesibukannya juga aktif menulis sebagai blogger desain dan arsitektur

    Daftar Isi

    Lingkar Media. Powered by Blogger.

    Popular Posts 7 days